News

Win&Co Group (COCO) Raih Dana Rp1,28 Triliun Melalui Right Issue, Pemesanan Tambahan Oversubscribed 2,65 Kali

PT Wahana Interfood Nusantara Tbk (IDX: COCO) atau Win&Co Group berhasil menghimpun dana sekitar Rp1,28 triliun melalui Penawaran Umum Terbatas III (PUT III) atau right issue. Perseroan menutup seluruh penawaran saham baru dengan tingkat penyerapan mencapai 100 persen selama periode pelaksanaan pada 14–21 Juli 2026.

Antusiasme investor terlihat sejak awal periode pelaksanaan. Pemegang saham melaksanakan sekitar 95 persen Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (HMETD). Selain itu, investor juga mengajukan pemesanan tambahan hingga 2,65 kali dari jumlah saham yang masih tersedia.

Hasil tersebut menunjukkan tingginya kepercayaan investor terhadap strategi jangka panjang Win&Co Group. Di sisi lain, pencapaian ini memperkuat langkah Perseroan untuk bertransformasi dari produsen kakao terintegrasi menjadi perusahaan fast-moving consumer goods (FMCG) dengan jangkauan regional.

Right Issue Win&Co Terserap Penuh

Sesuai Prospektus Ringkas Perseroan, Win&Co Group menawarkan sebanyak-banyaknya 10,68 miliar saham baru dengan harga pelaksanaan Rp120 per saham. Melalui aksi korporasi tersebut, Perseroan berhasil menghimpun dana sekitar Rp1,28 triliun.

Selama masa penawaran, para pemegang HMETD menunjukkan partisipasi yang tinggi. Mereka melaksanakan sekitar 95 persen hak yang dimiliki. Sementara itu, investor lain memanfaatkan kesempatan untuk mengajukan pemesanan tambahan setelah melihat masih tersedia sisa saham.

Permintaan tambahan tersebut mencapai sekitar 2,65 kali dari jumlah saham yang tersedia. Oleh karena itu, seluruh saham baru berhasil terserap tanpa menyisakan alokasi yang belum terjual.

Investor Tunjukkan Kepercayaan Tinggi

Pemegang saham pengendali menggunakan seluruh haknya pada pelaksanaan right issue. Selain itu, pemegang saham publik juga berpartisipasi secara aktif sehingga tingkat penyerapan saham mencapai hasil yang sangat baik.

Kombinasi antara tingginya pelaksanaan HMETD dan besarnya pemesanan tambahan mencerminkan optimisme investor terhadap prospek bisnis Perseroan. Bahkan, minat tersebut tetap tinggi meskipun pasar modal masih menghadapi berbagai tantangan.

Direktur Utama Win&Co Group, Soegianto Soenario, menyampaikan apresiasi atas kepercayaan yang diberikan para pemegang saham dan investor. Menurutnya, hasil right issue tidak hanya menunjukkan keberhasilan aksi korporasi, tetapi juga memperlihatkan keyakinan pasar terhadap arah transformasi Perseroan.

Ia menambahkan bahwa Win&Co Group akan menjalankan transformasi tersebut secara bertahap dengan mengutamakan prinsip kehati-hatian, tata kelola perusahaan yang baik, serta manajemen risiko. Dengan demikian, Perseroan ingin menciptakan nilai jangka panjang bagi seluruh pemangku kepentingan.

Win&Co Group Alokasikan Dana Right Issue untuk Ekspansi

Win&Co Group mengalokasikan sekitar 92 persen dana hasil right issue untuk mendukung ekspansi dan investasi usaha. Perseroan memprioritaskan penggunaan dana tersebut untuk merealisasikan rencana pengambilalihan PT Sari Murni Abadi (Momogi Group) sebagai bagian dari strategi pertumbuhan jangka panjang.

Melalui langkah tersebut, Win&Co Group ingin memperluas portofolio bisnis sekaligus mempercepat transformasi menjadi perusahaan fast-moving consumer goods (FMCG) di Asia Tenggara. Selain itu, Perseroan juga ingin memperkuat daya saing melalui pengembangan bisnis yang lebih terintegrasi.

Sementara itu, Perseroan menggunakan sekitar delapan persen dana hasil right issue sebagai modal kerja operasional. Dana tersebut akan mendukung pembelian bahan baku, pengadaan kemasan, kegiatan pemasaran, serta riset dan pengembangan produk.

Dengan strategi tersebut, Win&Co Group memperkuat struktur permodalan sekaligus menyiapkan fondasi bisnis yang lebih kokoh. Oleh karena itu, Perseroan memiliki ruang yang lebih luas untuk menjalankan berbagai inisiatif pertumbuhan pada masa mendatang.

Transformasi Bisnis Berlanjut ke Tingkat Regional

Win&Co Group terus menjalankan transformasi bisnis untuk memperluas jangkauan usahanya. Perseroan tidak hanya mengembangkan industri kakao, tetapi juga membangun platform FMCG yang mampu bersaing di pasar regional.

Sebagai bagian dari strategi tersebut, Win&Co Group melanjutkan rencana pengambilalihan Momogi Group. Langkah ini membuka peluang bagi Perseroan untuk memperluas jaringan distribusi sekaligus memperkuat portofolio produk.

Selain itu, Win&Co Group akan memanfaatkan akses ke Bibica Corporation di Vietnam. Bibica merupakan salah satu perusahaan confectionery terkemuka yang memiliki jaringan distribusi luas di negara tersebut.

Win&Co Group memilih Vietnam karena negara tersebut menawarkan pasar konsumen yang terus bertumbuh. Di sisi lain, pertumbuhan ekonomi Vietnam juga menciptakan peluang yang besar bagi industri makanan dan minuman di kawasan Asia Tenggara.

Melalui strategi tersebut, Perseroan ingin memperluas pasar sekaligus meningkatkan skala bisnis secara berkelanjutan. Dengan demikian, Win&Co Group dapat mempercepat transformasi menjadi perusahaan FMCG yang memiliki jangkauan regional.

Fondasi Bisnis Perkuat Kepercayaan Investor

Investor melihat Win&Co Group sebagai perusahaan yang memiliki fondasi bisnis yang kuat. Perseroan merupakan satu-satunya produsen kakao dan cokelat terintegrasi yang tercatat di Bursa Efek Indonesia.

Selain memiliki kapasitas produksi yang masih dapat berkembang, Win&Co Group juga mengelola sejumlah merek yang telah dikenal di pasar. Merek tersebut meliputi Schoko untuk segmen B2B, D’Lanier untuk produk premium B2C, serta Winfil untuk kebutuhan industri makanan.

Ke depan, Perseroan akan membawa merek-merek tersebut memasuki pasar Vietnam melalui jaringan Bibica Corporation. Langkah ini sekaligus memperluas peluang ekspansi dan memperkuat posisi Win&Co Group di pasar Asia Tenggara.

Kombinasi antara bisnis inti yang solid, strategi ekspansi regional, dan dukungan investor memberikan modal yang kuat bagi Perseroan. Oleh karena itu, Win&Co Group optimistis dapat melanjutkan transformasi bisnis sekaligus menciptakan pertumbuhan yang berkelanjutan.

Win&Co Group Percepat Eksekusi Strategi Pertumbuhan

Setelah menyelesaikan proses right issue, Win&Co Group akan segera mengeksekusi berbagai agenda strategis yang telah disiapkan. Perseroan memanfaatkan tambahan permodalan tersebut untuk mempercepat transformasi bisnis sekaligus memperluas jangkauan pasar di Asia Tenggara.

Selain memperkuat ekspansi regional, Perseroan juga akan meningkatkan sinergi antarentitas di dalam grup. Langkah tersebut mencakup pengembangan produk, penguatan rantai pasok, serta optimalisasi jaringan distribusi agar setiap lini bisnis dapat tumbuh secara berkelanjutan.

Ke depan, Win&Co Group akan memperluas pemasaran produk melalui merek Schoko, D’Lanier, dan Winfil. Perseroan juga akan memanfaatkan jaringan Bibica Corporation untuk membuka akses ke pasar Vietnam yang terus berkembang.

Melalui strategi tersebut, Win&Co Group ingin memperluas pasar sekaligus meningkatkan daya saing di tingkat regional. Oleh karena itu, Perseroan terus mempersiapkan setiap langkah ekspansi dengan mengedepankan prinsip kehati-hatian dan tata kelola perusahaan yang baik.

Optimistis Menatap Peluang Pertumbuhan

Dukungan investor melalui right issue memberikan fondasi permodalan yang lebih kuat bagi Perseroan. Di sisi lain, keberhasilan aksi korporasi ini juga memperkuat keyakinan manajemen untuk menjalankan strategi pertumbuhan jangka panjang.

Win&Co Group melihat transformasi menuju perusahaan FMCG sebagai peluang untuk menciptakan nilai tambah bagi pelanggan, mitra bisnis, pemegang saham, dan seluruh pemangku kepentingan. Karena itu, Perseroan akan terus memperluas inovasi, meningkatkan efisiensi operasional, dan memperkuat kolaborasi di berbagai lini usaha.

Dengan dukungan permodalan yang lebih kuat serta kepercayaan investor yang terus meningkat, Win&Co Group optimistis dapat mempercepat transformasi bisnis. Selanjutnya, Perseroan akan terus membangun platform FMCG berbasis kakao yang mampu bersaing di pasar Indonesia maupun Asia Tenggara.


Tentang PT Wahana Interfood Nusantara Tbk (IDX: COCO)

PT Wahana Interfood Nusantara Tbk (IDX: COCO), bagian dari Win&Co Group, merupakan satu-satunya produsen kakao dan cokelat terintegrasi yang tercatat di Bursa Efek Indonesia. Sejak berdiri pada tahun 2006, Perseroan terus mengembangkan bisnis berbasis kakao melalui inovasi produk dan penguatan kapasitas produksi.

Win&Co Group memproduksi berbagai produk berbasis kakao, termasuk couverture chocolate, compound chocolate, bubuk kakao, minuman berbasis kakao, serta berbagai food ingredients. Selain itu, Perseroan mengembangkan merek Schoko untuk segmen B2B, D’Lanier untuk produk premium B2C, dan Winfil untuk kebutuhan industri makanan.

Melalui inovasi yang berkelanjutan, ekspansi regional, serta penguatan portofolio bisnis, Win&Co Group terus membangun posisinya sebagai perusahaan kakao dan cokelat terintegrasi yang siap berkembang menjadi platform FMCG regional di Asia Tenggara.

Adhi Gilang

Recent Posts

D’Lanier Sugar Free Chocolate, Inovasi Cokelat Premium Tanpa Gula untuk Gaya Hidup Sehat

D'Lanier Sugar Free Chocolate menjadi inovasi terbaru dari PT Wahana Interfood Nusantara Tbk (IDX: COCO)…

4 hari ago

Win&Co FMCG Asia Tenggara Perkuat Strategi Ekspansi Regional

Win&Co FMCG Asia Tenggara menjadi fokus utama PT Wahana Interfood Nusantara Tbk (IDX: COCO) dalam…

5 hari ago

Ramai Perusahaan Global Ekspansi ke Vietnam, Win&Co Group Perkuat Strategi Bisnis Regional

Vietnam terus menarik perhatian perusahaan-perusahaan global yang ingin memperluas bisnis di Asia. Pertumbuhan ekonomi yang…

6 hari ago

Ekspansi Cokelat Indonesia ke Thailand Bersama Win&Co Group

Ekspansi cokelat Indonesia ke Thailand terus diperkuat oleh PT Wahana Interfood Nusantara Tbk (IDX: COCO)…

1 minggu ago

Win&Co Group Perkuat UMKM Melalui Pelatihan Baking Kolaborasa

PT Wahana Interfood Nusantara Tbk (IDX: COCO) atau Win&Co Group kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung…

1 minggu ago

Win&Co Group Percepat Transformasi Digital Bersama IBM Consulting dan SAP

PT Wahana Interfood Nusantara Tbk (IDX: COCO) atau Win&Co Group terus mempercepat transformasi digital melalui…

1 minggu ago