Jakarta, CNBC Indonesia- CEO PT Wahana Interfood Nusantara Tbk (COCO), Reinald Siswanto masih optimistis terhadap potensi industri kakao di tengah kenaikan permintaan dunia yang mencapai 10-15% per tahun.
Namun demikian Industri coklat disebut Reinald masih menghadapi sejumlah tantangan terkait harga bahan baku yang masih berfluktuasi imbas terganguanya pasokan dan produksi global.
Di COCO yang mengolah bijih kakao hingga menghasilkan produk akhir menjadi peluang COCO untuk memproduksi olahan cokelat yang dibutuhkan oleh pasar. Sehingga dalam memastikan keberlangsungan produksi COCO terus memperkuat kemitraan dengan para petani untuk lokal untuk memasok 10 Ribu ton per tahun.
Seperti apa prospek dan tantangan bisnis cokelat dalam negeri? Selengkapnya simak dialog Bramudya Prabowo dengan CEO PT Wahana Interfood Nusantara Tbk (COCO), Reinald Siswanto dalam Closing Bell, CNBC Indonesia (Senin, 28/10/2024)
Win&Co Group berkolaborasi dengan IBM Consulting dan SAP dalam implementasi RISE with SAP untuk memperkuat…
Cokelat Lokal Indonesia dari Win&Co Group berbasis kakao premium dengan standar kualitas tinggi dan daya…
SIAL Inter Food 2025 Hi Team!Win&Co Group akan hadir di SIAL InterFOOD 2025 Tanggal :…
Liputan6.com, Jakarta PT Wahana Interfood Tbk (COCO) atau Win&Co Group target pertumbuhan penjualan di atas…
HALLO BISNIS – PT Wahana Interfood Nusantara Tbk. (kode saham: COCO) atau dikenal sebagai Win&Co Group,…
Jakarta (ANTARA) – PT Wahana Interfood Nusantara Tbk (kode saham COCO) atau Win & Co…