Jakarta, CNBC Indonesia- Mencari sumber pasokan bahan baku disebut Direktur Utama PT Wahana Interfood Nusantara Tbk (COCO), Sugianto Soenario menjadi tantangan perusahaan olahan cokelat di tengah gangguan produksi kakao global.
Saat ini produsen kakao besar seperti Afrika tengah mengalami penurunan produksi imbas gangguan hama dan perubahan cuaca. COCO dalam memenuhi kebutuhan bahan baku di tengah gangguan pasokan kakao global terus memperluas sumber bahan baku dari dalam negeri.
Di sisi lain keterbatasan bahan baku yang berimbas ke lonjakan harga kakao ini juga harus disiasati COCO agar tidak berefek ke harga jual produk akhir dan mengganggu penjualan yang banyak diserap oleh industri kecil dan UMKM.
Seperti apa strategi bisnis COCO di tengah kenaikan harga kakao dan gangguan bahan baku? Selengkapnya simak dialog Dina Gurning dengan Direktur Utama PT Wahana Interfood Nusantara Tbk (COCO), Sugianto Soenario dalam Squawk Box, CNBC Indonesia (Selasa, 02/09/2025)
COCO menargetkan penjualan dan laba tumbuh 20% di 2026, didorong B2B, ekspansi kerja sama, serta…
Banyak orang masih bingung memahami perbedaan kakao bubuk dan cokelat bubuk, padahal keduanya memiliki fungsi,…
COCO kaji akuisisi untuk ekspansi FMCG dan noncokelat. Win&Co bidik biskuit, snack, dan bahan baku…
Win&Co Group Rayakan 20 Tahun Transformasi Industri Kakao & Cokelat
Win&Co Group berkolaborasi dengan IBM Consulting dan SAP dalam implementasi RISE with SAP untuk memperkuat…
Cokelat Lokal Indonesia dari Win&Co Group berbasis kakao premium dengan standar kualitas tinggi dan daya…